BERITA

KEGIATAN

CSR

GALERI

TERAKREDITASI PARIPURNA OLEH KARS

© 2018 Rumah Sakit Pertamina Tanjung. All rights reserved.

  • White Facebook Icon

Berita & Artikel

RSPT Permudah Proses Booking dan Tekan Waktu Antrean

8 Jul 2018

 

Rumah Sakit Pertamina Tanjung (RSPT) terus melakukan improvement untuk meningkatkan kualitas pengalaman konsumen (customer experience) terutama pada aspek customer journey. Mulai Juli 2018, RSPT merilis beberapa inovasi baru dalam sistem informasi, komunikasi, maupun business process untuk mengoptimasi patient engagement layanan klinik rawat jalan. RSPT menugaskan dr Adityo Putra sebagai project manager khusus untuk menangani pengembangan ini.

 

Inovasi ini mempermudah pasien dalam mendapatkan kepastian jadwal praktik dokter secara aktual, booking klinik melalui Whatsapp (WA), dan memangkas antrean saat on-boarding di RSPT.

 

Dijelaskan Direktur RSPT dr Farah Alkatiri, salah satu pertanyaan terbanyak dari calon pasien rawat jalan adalah jadwal praktik dokter yang paling update. Untuk memecahkan masalah ini RSPT menampilkan jadwal praktik dokter paling aktual melalui website rsptanjung.com yang diperbaharui secara otomatis setiap saat.

 

"Jadwal tersebut di-update dan berlaku secara real-time. Di situs kami calon pasien bukan hanya bisa melihat jadwal dokter yang akan praktik, tapi juga status klinik apakah sedang buka atau tutup, sampai nomor klinik," terang dr Farah, Senin (9/7/2018).

 

Setelah melihat jadwal secara online, calon pasien bisa langsung melakukan booking lewat WA. Hanya cukup menekan tombol booking yang tersedia di website RSPT, laman Facebook RSPT, atau melalui nomor WA 08115194016. Sistem otomatisasi juga dibenamkan ke WA milik RSPT agar dapat merespon otomatis selama 24 jam. Calon pasien cukup menyebutkan nama dan tanggal lahir agar dapat diperiksa nomor medical record-nya, serta jadwal kunjungan dan dokter yang akan dikunjungi. Mereka yang telah melakukan booking akan dipastikan mendapatkan kuota layanan dan tidak perlu mengantre lama.

 

Setiba di RSPT, calon pasien dapat melihat jadwal aktual klinik rawat jalan yang ditampilkan di layar televisi besar di pintu lobi. Pada layar tersebut calon pasien bisa mengetahui status buka-tutup dan nomor klinik yang hendak mereka kunjungi.

 

Setelahnya calon pasien mengambil nomor antrean elektronik pada kategori 'Booking' dan akan mendapatkan kode khusus. Petugas akan membantu melakukan pemindaian barcode di kartu berobat agar dokumen medical record bisa segera dipersiapkan. Pasien yang sudah melakukan booking lewat WA akan diprioritaskan dalam jalur antrean.

 

"Kami juga menambah petugas pendaftaran dari 2 orang menjadi 3 orang. Target kami para pasien booking hanya perlu waktu tunggu maksimal 2 menit dan waktu aktiviasi di meja pendaftaran maksimal 2 menit," papar dr Farah.

 

Selain itu pengkategorian jenis calon pasien juga dilakukan karena masing-masing kategori akan mendapatkan pelayanan yang disesuaikan. Kategori itu adalah: Pasien eksisting booking, Pasien eksisting non-booking, dan Pasien Baru. Khususnya untuk Pasien Baru, mereka akan mendapatkan layanan khusus mengingat pasien kategori ini memerlukan waktu lebih lama dalam aktivasi karena harus mengisi formulir data pasien terlebih dulu.

 

Dijelaskan dr Farah, ke depannya seluruh calon pasien klinik rawat jalan akan diarahkan untuk menggunakan layanan booking lewat WA agar mereka dapat mengakses layanan RSPT secara lebih mudah, ringkas, dan cepat. Ditambah lagi dengan pengoperasian mesin antrean elektronik, pemindaian barcode kartu berobat, dan digital caller, ditargetkan waktu tunggu pasien bisa diturunkan sampai 70%.

 

"Tim RSPT juga melakukan improvement pada business process patient engagement ini. Hulu hingga hilir. Misalnya memperbaiki prosedur kerja di bagian medical record dan pendaftaran agar bisa bekerja lebih efisien, cepat, dan optimal, Setiap delay menimbulkan cost, baik di sisi konsumen maupun RSPT. Delay inilah yang sedang kami lawan bersama-sama. Implementasi teknologi memainkan peran sangat vital," tukasnya.

 

Dikatakannya, improvement kali ini baru sebagian dari masterplan yang telah disusun RSPT dalam upaya peningkatan customer experience klinik rawat jalan. Yang lebih dulu dilakukan adalah mengentaskan semua hambatan bagi calon konsumen dalam mengakses layanan sebelum dan setibanya di RSPT. Setelah ini project akan dilanjutkan dengan improvement pada business process di sisi poliklinik, farmasi, dan kasir.

 

"Jumlah pasien RSPT terus meningkat pesat. Ini adalah tanda kepercayaan masyarakat kepada kami. Karena itu tidak mungkin kami menggunakan business process lama di saat jumlah pasien sudah jauh lebih banyak dibanding masa lalu. Kami harus memberi imbal balik terhadap kepercayaan masyarakat ini dengan cara terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman pasien secara berkelanjutan," tutup dr Farah. (humas)

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Artikel Terbaru
Please reload