BERITA

KEGIATAN

CSR

GALERI

TERAKREDITASI PARIPURNA OLEH KARS

© 2018 Rumah Sakit Pertamina Tanjung. All rights reserved.

  • White Facebook Icon

Berita & Artikel

RSPT Siap Menjalankan Amanat Dirut Pertamina

17 Aug 2018

PT Pertamina (Persero) memastikan dalam beberapa tahun ke depan 60% dari total produksi migas dalam negeri akan berasal dari Pertamina. Menyusul telah diakuisisinya blok-blok migas terbesar di Indonesia oleh Pertamina seperti Blok Rokan, Blok Mahakam, dan Blok Sanga-Sanga. Dari bisnis gas, Pertamina telah diamanatkan negara sebagai induk atau holding migas untuk mengagregasi dan mengintegrasikan seluruh rantai nilai bisnis gas di Indonesia.

 

"Seluruh kepercayaan dan amanat negara tersebut adalah bentuk pengabdian kita, para pejuang energi, kepada Indonesia," tegas Plt Direktur Utama Pertamina Ibu Nicke Widyawati dalam sambutan upacara HUT RI ke-73 yang dibacakan Field Manager PT Pertamina EP Asset 5 Tanjung Field, Bapak M Firdaus Sabaruddin, di Lapangan Driving Range PT Pertamina EP Tanjung Field, Jumat (17/8).

 

Dalam upacara yang turut dihadiri manajemen Rumah Sakit Pertamina Tanjung (RSPT) tersebut, Ibu Nicke berkali-kali menegaskan tentang pentingnya mengedepankan sinergisitas. Sinergi melalui kolaborasi dengan seluruh pihak akan mampu mengoptimalkan semua sumberdaya Pertamina untuk mencapai tujuan bersama, yakni melayani negeri dengan mewujudkan kedaulatan energi bangsa.

 

Dalam busana pakaian adat Banjar, Bapak Firdaus yang juga bertindak sebagai pemimpin upacara, meneruskan tiga amanat penting Dirut untuk seluruh pejuang energi Pertamina EP Tanjung. Pertama, konsisten menjaga aspek keselamatan kerja. Kedua, kewajiban menunjung tinggi nilai integritas. Ketiga, meminta segenap karyawan menjaga nama baik Pertamina sebagai kebanggaan Indonesia.

 

"Kita Pertamina. Kitalah energi untuk Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!" tutup Ibu Nicke dalam amanatnya.

 

Upacara diikuti oleh seluruh jajaran manajemen Pertamina EP Tanjung beserta istri yang masing-masing mengenakan busana adat Kalimantan dan nasional. Turut hadir perwakilan pekerja Pertamina EP Tanjung, manajemen dan karyawan RSPT, Persatuan Wanita Patra, pekarya, dan pelajar.

 

Direktur RSPT Ibu dr Farah Alkatiri menyatakan RSPT sebagai bagian dari Pertamina siap menjalankan amanat Dirut Pertamina Ibu Nicke Widyawati. Terutama amanat pertama untuk menjaga keselamatan kerja. RSPT yang didirikan oleh Pertamina pada 1962 memiliki pengalaman panjang dan kompetensi khas dalam menunjang industri migas yang tidak dimiliki oleh penyedia layanan kesehatan lain. K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), kata dr Farah, berdampak langsung pada produktivitas usaha, kondusifitas operasional, moral pekerja, serta tanggungjawab kepada masyarakat dan lingkungan. Terlebih lagi RSPT adalah 'anak kandung' Pertamina yang wajib mendukung dan memperkuat Pertamina dalam menjalankan misinya untuk negara.

 

Disebutkan dr Farah, saat ini RSPT tengah terlibat dalam beberapa project eksplorasi di area kerja PT Pertamina EP Asset 5 dengan menyediakan seluruh layanan kesehatan, baik off-site maupun on-site. Dengan semakin meningkatnya operasi kerja Pertamina EP Asset 5 dimana RSPT terlibat di dalamnya, maka makin besar pula peran RSPT dalam memberi kontribusi pada kedaulatan energi bangsa.

 

"Kami punya kewajiban mengambil peran membantu pejuang energi agar dapat melaksanakan misinya untuk bangsa ini dengan cara memastikan mereka dalam kondisi kesehatan terbaik untuk menjalankan misi bersama mewujudkan kedaulatan energi Indonesia," tutup dr Farah. (humas)

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Artikel Terbaru
Please reload