BERITA

KEGIATAN

CSR

GALERI

TERAKREDITASI PARIPURNA OLEH KARS

© 2018 Rumah Sakit Pertamina Tanjung. All rights reserved.

  • White Facebook Icon

Berita & Artikel

HUT Proklamasi RI Ke 74 RS. Pertamina Tanjung PT. PERTAMEDIKA – IHC “SDM Unggul, Indonesia Maju”

20 Aug 2019

Pada tanggal 17 Agustus 2019, RS Pertamina Tanjung beserta seluruh RS Pertamina di seluruh Indonesia dari bagian Barat sampai bagian Timur serempak melaksanakan upacara bendera memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 74. Pelaksanaan upacara bendera di RSP Tanjung berlangsung hikmad dipimpin oleh dr Farah Alkatiri selaku Direktur RSP Tanjung. Pada sambutannya Farah mewakili Direktur Utama PT. Pertamedika IHC DR. dr. Fathema, Djan Rachmat, Sp.B, Sp.BTKV(K), MPH membacakan naskah sambutan pada upacara peringatan HUT ke 74 Republik Indonesia.

 

Dimana Fathema mengatakan bahwa kemerdekaan itu tidak hanya terbebas dari belenggu penjajahan dan bukan merupakan akhir perjuangan. Begitu pula dengan dunia jasa pelayanan kesehatan yang terus meningkat pesat dan regulasi yang terus berubah baik dari perubahan perubahan revolusi industri 1.0 hingga saat ini revolusi industri 4.0 atau yang dikenal dengan industrial revolution.

 

Pertamedika-IHC yang merupakan holding Rumah Sakit BUMN dan seluruh Rumah Sakit milik BUMN yang tergabung dalam member IHC memiliki sumber daya unggul dan profesional dibidangnya, serta memiliki pemahaman yang sama untuk menggerakkan perusahaan dalam mencapai sasaran strategis serta visi baru perusahaan yaitu membangun korporasi kesehatan indonesia untuk mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Selain itu diharapkan mampu menjadi role model bagi seluruh Rumah Sakit milik BUMN.

 

Pada akhir sambutan Fathema berpesan kepada seluruh pekerja agar memberikan layanan terbaik bagi pasien dan keluarga nya, sebagai teman, pelipur, menolong di luar asuhan keperawatan, mendampingi disaat keadaan kritis dan membela kepentingan pasien dan keluarganya. Tidak lupa Fathema menyampaikan agar seluruh pekerja juga menggunakan healing word bagi pasien dan keluarganya.

 

We have to sit beside the patient because patient putting their life in our hands”.(*)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Artikel Terbaru
Please reload